JouRney Of Study Excursie : K!ck Andy…Laskar Pelangi
Waktu yang terakhir gue bersama teman2 adalah waktu Study Excursie (SE)..mungkin temen2ku udah pada yang lulus dan mungkin belum ada yang lulus termasuk aku..he..kemrin tujuan kita SE adalah jakarta – bandung dan awalnya sih kita ke Singapore (huuaahhhhh…..kepingin) ternyata tidak jadi karena belibet urusannya…
waktu kita ke Jakarta kita mengunjungi tempat wisata termasuk dufan dan proyek2 seperti Rasuna Epicentrum, The Essences Apartement dan spesialnya gue masuk TV mak !!!….he…yaitu nonton di studio Metro TV acaranya “K!ck Andy” yang terkenal itu dan tambah senengnyatopiknya “Premier Laskar Pelangi”…tambah senang pula…he9x…
Fotoku di K!ck Andy nih…(Guuueeedddeee buuuuuaaaaannnnngggggeeettt !!!!)….
Ini temen2 Gue lagi nunggu masuknya acara K1ck Andy…..he9x…kayak orang nunggu apaan???…he
Suasana para penonton yang ingin masuk ke studio K!ck Andy….Rame bgt puuuooollll……
Langsung aja ke Tempat Metro TV…dan ternyata di sana rame bgt banyak orang yang ingin jadi penonton kick andy di studio…dan juga ada band NIDJI yang ngisi OST Laskar Pelangi….dan bagus banget lagunya keren bgt….
Pokoknya seneng bgt akhirnya bisa hadiri acara K!ck Andy…..Pokoknya aku mau berkata :
“MAK AKU MASUK TV…..”…..hE9X
Dji Sam Soe ” Urban Jazz Crossover “
Rabu, 23 Juli 2008 Giliran Kota Surabaya mendapatkan keseruan yang di tawarkan “Dji Sam Soe Super Premium Urban Jazz Crossover” dilaksanakan di Vertical Six, Marriot Hotel Surabaya yang ternyata juga membawa kesuksesan kota pertama berulang di kota Surabaya penonton tampak memadati tempat yang telah di sediakan dan tidak sedikit penonton yang rela antri untuk masuk ke dalam venue untuk melihat paduan jazz dengan berbagai genre musik, seperti electronic dance, pop dan rock yang di kolaborasi silang yang sanggup menghasilkan musik jazz baru, unik, dan eksklusif, sekaligus berbeda dari pergelaran musik
Memang jazz itu dulu lagu – lagu buat orang2 yang udah beruban aja atau yang berumur tua..tapi sekarang dengan berkembangya zaman dan dengan adanya improvisasi pemain jazz terutama kalangan anak muda sekarang sehingga tercipta jenis - jenis aliaran jazz yang membuat kawula muda/anak gaul suka ma jazz termasuk saya..meskipun saya pecinta musik trance, dance dan lain2 tapi jazz juga saya suka…seperti YIN dan YANG maka jazz dan musik dugem seperti balance dalam kehidupan gue…
Nah yang kemarin adanya acara Dji Sam Soe “Urban Jazz Crossover” yang diadain di Vsix, Surabaya membuat gue serasa penghilang stress gue..hehehe..gue sebagai fans Maliq and D’Essentials jadi senang bgt gue bisa nonton performance mereka…dan saya seneng bgt juga di sana ada Glenn Fredly dan saya terkejut nah kok ada Andi/rif yang notabene penyanyi genre rock kok ada di acara jazz….
Dengan suasana Vsix yang mendukung bgt dengan acara ini dan crowded bgt para penikmat acara jazz ini…dan gue bersama temen gue namanya Wuri ke sana dengan hati yang tidak bisa diungkapan dengan kata2 untuk melihat acara ini…dan waktu maliq and D’Essentials tampil…mereka sangat energik dan performancenya wah bikin kita bernyanyi bareng..jujur nih..maliq kalo live kayak gitu..dalam menyanyikan salah satu lagunya beda bgt dengan yang di album makanya kalo livenya itu dibuat album ( apalagi sama videonya ) wah keren tuh dan pasti gue beli tuh ( tapi jangan mahal atuh..he9x )….
dan waktu Andi/rif tampil, pertama gue merasa biasa aja penampilan dan tiba2 lagu yang bener2 genre rock dan diubah menjadi genre jazz…wah keren bgt lagunya…wah akhirnya gue seneng bgt akhirnya….
Waktu Glenn Fredly dan Audy….wah keren bgt…Audy saat itu cantik bgt dan memakai baju hitam keliatan anggun bgt…wah di sana ada Audy dan Indah “Maliq and D’Essentials” sangat cantik bgt jadi sampai terpana meliatnya…
Tapi acara itu sangat cepet bgt durasinya…jadi menurut gue belum puas tuh acaranya…dan saya berharap mudah2an ada lagi tahun depan dengan musisi handal dan bisa menghibur para penikmat musik jazz….
That’s Enough about my report, dan untuk Wuri dan Yusa’ kapan2 lagi kita berangkat bareng kalo ada acara kayak gini dan untuk Pak Mudji, qta diikutin pak maksudnya masuk guest list bapak gitu…he9x…
SeNaYan’s Sate…Very Delicious
Restoran ini telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun dan memiliki menu yang merupakan hidangan tradisional khas Indonesia. Dengan menawarkan beragam pilihan serba tradisional, aneka menu di SKS menunjukkan karakter yang unik dari masakan Indonesia. Kebetulan mereka baru saja membuka dua buah gerai sekaligus di area Kelapa Gading. Satu gerai Sate Khas Senayan dengan model Express terletak di Food Court Mal Kelapa Gading 3 dan satu lagi yang bercorak Full Dining terletak di Inkopal Kelapa Gading. Sayapun segera meluncur ke sana untuk mencoba sendiri kelezatan hidangan yang ditawarkan Sate Khas Senayan.
Sesuai dengan namanya, restoran ini memang terkenal dengan hidangan satenya. Ada tiga jenis sate yang mereka tawarkan, Sate Ayam, Sate Ayam Bumbu Pedas Blra dan Sate Kambing. Saya memesan satu porsi Sate Ayam, hidangan ini tiba di meja di sebuah piring datar dengan bumbu kacang yang dicampur kecap. Apakah ini sama dengan hidangan sate ayam yang biasa kita temui di mana-mana? Salah besar! Sebagai permulaan, perbedaannya ada pada bumbu kacangnya. Kacangnya telah diproses sehingga benar-benar lembut dan memiliki rasa kacang yang pekat. Keunikan lainnya terletak pada daging satenya. Berbeda dengan hidangan sate ayam biasa di mana terdapat 3-4 potong daging pada setiap tusuknya, sate yang mereka hidangkan merupakan satu potong daging utuh. Meskipun demikian, kita tidak akan mengalami kesulitan saat memakannya karena dagingnya sangat mudah untuk digigit hingga terurai menjadi potongan kecil. Ini dikarenakan daging yang digunakan diolah dari paha ayam yang memang merupakan bagian paling empuk dari seekor ayam.
Menu lain yang enak adalah Tongseng. Kuahnya sedikit lebih pekat daripada hidangan tongseng kebanyakan dan memiliki rasa yang lebih pekat dan gurih. Daging kambingnya juga sangat empuk dan gampang dipisahkan dari tulangnya. Selain itu, masih ada beberapa hidangan lain yang tidak kalah lezatnya seperti Ayam Goreng Kremes, Sop Buntut, Tahu Kipas, dan Lontong Cap Gomeh. Mereka juga memiliki varian hidangan nasi yang cukup banyak. Beberapa di antaranya adalah Nas Langgi, Nasi Kuning, Nasi Begana, Nasi Uduk, Nasi Gudeg dan Nasi Kerawu.
Untuk hidangan penutup, Sate Khas Senayan memiliki rupa-rupa hidangan es tradisional. Ada Es Coklat Kacang Merah, Es Wedang Tape, Es Cincau, Es Campur, Es Cendol dan Es Merah Delima. Saya sempat merasakan sendiri bagaimana rasa dari Es Merah Delimanya. Delimanya terasa manis dan empuk, benar-benar pas di lidah. Sekedar info tambahan ya, Sate Khas Senayan menawarkan dua pilihan menu, a la carte dan combo. A la carte merupakan menu satuan tetapi combo menawarkan hidangan yang lebih lengkap dan ekonomis karena telah menyertakan nasi.
Sate Khas Senayan adalah salah satu restoran yang membuktikan bahwa makanan tradisional tetap memiliki tempat tersendiri di masyarakat. Dari restoran pertamanya di jalan Pakubuwono VI no. 6 sampai cabang ke-18nya di Inkopal Kelapa Gading, terbukti tidak pernah sepi pengunjung. Mereka bahkan telah membuka layanan baru yaitu delivery. Layanan delivery tersebut mereka namakan Call Aja dan saat ini telah melayani permintaan dari seluruh pelosok Jakarta.
Sate Khas Senayan
Jl. Pakubuwono VI no.6
(021) 7269032
Jl. Kebon Sirih 31A
(021) 31926238
Mal Artha Gading Lt.1
(021) 45864090
Call Aja Service & Delivery
3500111
Musik Tingkatkan Citarasa Wine

LONDON, RABU – Bagi pecinta wine, citarasa adalah segalanya. Kualitasnya tidak diukur dari rasanya saja, namun juga aroma, cara penyajian yang tepat, sampai suasana saat menikmatinya. Pilihan musik yang tepat mungkin salah satu penentu citarasa wine. Hasil penelitian menunjukkan, dengan memainkan jenis musik tertentu, citarasa wine dijamin yahud. Penelitian yang dilakukan Universitas Heriot Watt bahkan menyimpulkan bahwa musik dapat meningkatkan kualitas wine hingga 60 persen.Dalam penelitian itu, Profesor Adrian North meminta pendapat 250 mahasiswa setelah mencicipi wine dengan irama musik berbeda-beda. Ada empat lagu yang dimainkan, masing-masing Carmina Burana dari Orff, Waltz of the Flowers from The Nutcracker dari Tchaikovsky, Just Can’t Get Enough dari Nouvelle Vague, dan Slow Breakdown dari Michael Brook.White wine ternyata 40 persen lebih nikmat dinikmati dengan musik yang bersemangat dan ceria, namun hanya 26 persen lebih nikmat jika dibarengi musik berirama melankolis dan lembut. Sementara red wine 25 persne lebih nikmat dengan musik melankolis dan lembut dan 60 persen lebih nikmat dengan musik yang cepat dan berat.Jadi disimpulkan, jenis wine cabernet sauvignon lebih enak dinikmati bersama alunan musik klasik yang dinamik seperti Carmina Burana. Sementara chardonnay lebih memuaskan dengan alunan musik yang lembut. Kesimpulan ini sesuai dengan teori dasar kognitif yang menyatakan bahwa musik membuat otak peka terhadap alunan musik.”Produsen wine mungkin harus merekomendasikan bahwa saat menikmati jensi wine tertentu seharusnya sambil mendengarkan musik yang tepat,” ujar North. Pengaruh musik sebelumnya juga sudah diyakini dapat meningkatkan kualitas produksi anggur maupun kualitas wine yang dihasilkan. Aurelio Montes, produsen wine dari Chili yang mendanai penelitian North sudah menggunakan musik klasik selama proses pemeraman anggur.Musik memang dekat sekali dengan anggur dan wine. Dalam penelitian sebelumnya, North juga sudah membukitkan bahwa musik mempengaruhi pilihan seseorang untuk membeli anggur. Jika permainan musik akordion yang diputar di dalam supermarket, wine dari Prancis lima kali lipat lebih laku daripada wine Jerman. Sebaliknya, wine Jerman lebih laku dua kali lipat daripada wine Prancis jika yang dimainkan musik instrumen alat musik oompah. Apakah hal tersebut berlaku di semua tempat dan jenis musik lainnya? Bisa jadi ya, bisa juga tidak. Anda mau coba?
Video Musik 3D pertama di dunia Missy Elliott
|
Abod : Rumah Permanen / semi permanen yang bisa dibuat dalam 1 hari dengan bantuan 4 orang

Ini bukanlah tenda untuk berkemah tetapi ini adalah Abod, sebuah rumah semi permanen maupun bisa juga dijadikan permanen yang telah memenangkan sebuah penghargaan untuk proyek kecil dari Institut Arsitek di Amerika (American Institute of Architects) atas desain dan inovasinya
Rumah Abod
adalah rumah yang bisa dibangun dalam waktu 1 hari dengan tenaga kerja cukup dengan 4 orang saja dan juga hanya membutuhkan sebuah obeng (screwdriver) dan sebuah alat penusuk (awl).

|
Abod sendiri memang ditujukan untuk 2 hal yaitu sebagai rumah bagi orang miskin yang tidak mempunyai banyak uang tentunya dan rumah darurat bagi daerah yang sedang dilanda bencana seperti gempa bumi, tsunami. Ukuran Abod walaupun kecil (panjang 3,65m x lebar 3,05m x tinggi 1,83m) tetapi diyakini cukup membuat semua orang yang tinggal di dalamnya merasa layak sebagai sebuah rumah. |
|
|
|
|
|
|
|
Karena memang Abod untuk juga dapat digunakan untuk rumah darurat bagi korban bencana maka Abod telah dipacking dengan sebuah kotak kayu dengan ukuran 1,2 x 3,6 x 0,6m sehingga Abod dapat dikirim dan didistribusikan dengan mudah. |
|
|
|
Material yang digunakan juga menggunakan bahan yang tidak mudah terbakar sehingga akan meminilisasi kebakaran yang merembet yang biasa terjadi pada perkampungan padat penduduk. Abod sendiri tidak perlu menggunakan landasan dari beton karena di tanah pun abod bisa dipasang dengan menggunakan alat tambahan untuk mengikatnya ke tanah sehingga tidak mudah terbawa angin atau bergerak. Dan bila memang dibutuhkan, Abod bisa digabungkan sehingga bisa mempunyai ruang yang lebih luas. |
|
|
|
Sepertinya pemerintah Indonesia, khususnya Jakarta perlu bekerja sama dengan perusahaan pembuat Abod ini karena kami yakin kota Jakarta akan jauh lebih terlihat indah dibandingkan dengan bagunan liar yang ada di pinggir kali maupun samping rel kereta api. Selain itu tentu saja bagi yang tinggal akan lebih nyaman dan sehat. |
DJ GO : alat DJ yang bisa dibawa kemanapun

Rasanya sebentar lagi para pengamen tidak saja hanya memainkan lagu pop, rock atau dangdut saja melainkan bisa menghadirkan musik techno atau lagu yang sedang hits di diskotik secara live.
DJ GO
adalah DJ Turntable yang portable yang dapat dilipat (fold) sehingga bisa dibawa kemana-mana seperti layaknya buah koper kecil.
Di dalamnya sudah terdapat hardisk internal sehingga anda tidak perlu repot membawa iPod atau musci player lainnya.
Cukup sambungkan ke (aktif) speaker maka anda siap menjadi DJ dadakan di bis Transjakarta (busway).
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!








